Allah Menegurku.. :)

Beberapa waktu lalu, dalam dua hari berturut-turut, Allah Menegurku..

Pertama..

Waktu itu, aku bersama keluargaku berbelanja di sebuah toko swalayan di Bandung. Aku dan adikku terpisah dengan orang tuaku. Kami ingin mencari biskuit. Dalam pencarian biskuit itu, tiba-tiba kaki kiriku terasa sakit seperti ada yang lecet. Aku pun spontan mengeluh, “Aaaw.. kaki aku sakit..”

Beberapa menit kemudian, seorang lelaki yang berpakaian rapi berjalan melewatiku dan juga adikku. Sesuatu yang membuatku tersentak adalah lelaki itu berjalan dengan menggunakan tongkat penyangga dan juga bantuan orang lain. Ya, lelaki itu pincang. Entah masih dalam masa penyembuhan, entah lumpuh selama-lamanya. Yang jelas, saat itu ia tidak bisa berjalan mulus seperti aku.

Astaghfirullah.. saat itu juga aku berpikir, seharusnya aku bersyukur dengan keadaanku sekarang. Kakiku hanya sakit sedikit. Sedangkan lelaki itu jauh lebih sengsara. Alhamdulillah.. Terimakasih, Allah.. Terimakasih sudah Mengingatkanku betapa besarnya nikmat yang telah Kau Berikan untukku..🙂



Kedua..

Keesokan harinya, aku pergi ke kampus. Salahnya, aku tidak pergi sepagi mungkin, sehingga kemacetan lalu lintas pun tidak dapat aku hindari. Betapa ngirinya aku melihat para pengendara sepeda motor yang menyusul angkutan kota yang saat itu ku naiki. Tak terasa, aku pun mengeluh dalam hati, “Huuh.. coba aja aku punya motor.. pasti aku bisa cepet nyampe kampus..”

Beberapa saat kemudian, tiba-tiba orang-orang yang ada di dalam angkot ribut membicarakan tentang kecelakaan lalu lintas yang katanya baru saja terjadi di kawasan yang sedang ku lewati. Kecelakaan tersebut terjadi pada bus karyawan, sepeda, dan sepeda motor. Aku tidak tau pasti bagaimana cerita sesungguhnya, tapi menurut kabar yang aku dengar, pengendara sepeda dan sepeda motor tersebut tewas seketika di tempat kejadian karena terpental dan tergilas bus karyawan. Benar saja, di sekitar tempat kejadian, banyak polisi dan juga masyarakat yang berkerumun.

Innaalillaahi wa innaailaihi rooji’uun..

Astaghfirullaahal’adzim..

Tubuhku mendadak lemas. Selain karena aku mendengar berita buruk yang kerap kali membuat tubuhku lemas, aku juga teringat pada keluhanku beberapa waktu lalu. Aku jadi berbalik bersyukur. Alhamdulillah.. aku bersyukur dengan keadaanku sekarang. Sepeda motor tidaklah penting. Yang penting adalah dengan pertolongan dan perlindungan Allah, aku bisa selamat sampai detik ini. Terimakasih, Allah.. Terimakasih telah Mengingatkanku kembali untuk senantiasa menjadi hamba yang bersyukur. Alhamdulillaahirobbil’aalamin..🙂

Dan saat itu, tak terasa, hampir saja air mataku menetes..

Pelajaran yang bisa diambil:

1. Saat kita dalam keadaan susah, ingatlah bahwa banyak orang lain yang lebih susah dari kita.

2. Saat kita dalam keadaan susah, cobalah untuk berpikir positif bahwa sesungguhnya Allah Sayang sama kita.

3. Dalam keadaan apapun, kita harus senantiasa bersyukur.

Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur. Amin..Amin..Amin..

Temen-temen,, kalo dini mengeluh, ingetin dini, ya!! hehe..

makasih,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s