Dilema Indahnya Kembang Api

Di tengah malam.. Ketika sebagian besar orang sedang tertidur lelap.. Tiba-tiba terdengar suara yang begitu keras..

DAAARRR!!!

Astaghfirullah! Suara apaan, tuh? Hebat banget suaranya sampe bisa bikin saya bangun. Kembang api gitu, ya? Ini kan malam menjelang tahun baru Cina alias Imlek (bagi yang merayakan).

DOOORRR!!!

Waduh! Suaranya menggelegar gini! Beda dari yang biasanya. Uuuugh.. Bikin jantung deg-degan, nih.. Bikin susah bisa tidur lagi..

DUAAARRR!!!

Bunyinya mendadak amat, sih! Saya kan jadi ga punya persiapan buat dengerin tu suara dahsyat! Duh.. Kasian yang punya penyakit jantung..

DAAARRR!!!

“Eeeuuuhh… Berisik!!!” (Adik saya pun ikut terbangun dan mengomel karena merasa tidurnya terganggu oleh bunyi kembang api itu.)

DOOORRR!!!

Ingin sekali saya datang ke tempat kembang api itu berasal dan memarahi orang yang menyalakannya. Tapi, saya ga berdaya. Yaa.. Hanya sebatas keinginan yang tidak mungkin saya lakukan.

Eh, ko ga ada suara lagi? Hmm.. Mungkin kembang apinya sudah habis. Bagus, lah! Saya jadi bisa tidur lagi.

(Saya pun mencoba untuk tidur kembali sampai akhirnya terlelap. Namun, baru saja terlelap, tiba-tiba…)

DAAARRR!!! DAAARRR!!! DAAARRR!!! DAAARRR!!! DAAARRR!!!

Allaahuakbar!!! (Spontan saya terbangun dan mengucapkan takbir, saking kagetnya)

Ya, ampuuuuunnn… Itu kembang api atau senapan??? Keras dan sangat menghentak bunyinya! Berturut-turut, lagi!! Aaaaarrrrggghhhh!!!! Kesel, kesel, keseeeeeeelll!!!

(Tapi, sejenak saya berpikir: Sabar, din.. Sabar.. Daripada kesel, mendingan kamu coba buka jendela kamar kamu. Siapa tau kembang apinya keliatan. Lalu saya pun bergegas memakai kacamata dan membuka jendela kamar. Dan ternyata…)

SUBHANALLAAAAAAHHHH…….!!!!! Indahnyaaaaaa!!!!! Kembang apinya keren bangeeeeeettt!! Warna-warni, lagi!! jarang-jarang tuh ada yang menyalakan kembang api sehebat itu di deket rumah!! Waaaaaah….. Pasti yang punyanya orang kaya, tuh!!πŸ˜€

(Kekesalan saya terobati dengan indahnya kembang api itu. Karena letaknya tidak jauh dari rumah saya, kembang api itu sangat jelas terlihat dan besar!! Ya, sudah.. Daripada marah-marah dan tidak bisa berbuat apa-apa, akhirnya saya dan adik saya pun ikut menyaksikan dan menikmati indahnya kembang api yang bagus itu. Setelah pertunjukan dadakan itu selesai, kami pun tidur kembali)

Renungan:

Hmm..

Kembang api itu indah dan bisa menyenangkan hati. Karya manusia yang sangat hebat. Apalagi kalau kembang apinya seperti ini:

They are so amazing, aren’t they??!!

Subhanallah..

Tapi..

Kalau dipikir-pikir lagi, kembang api tuh ada dampak negatifnya juga, loh.

Coba kita perhatikan dampak negatif dari kembang api berikut ini:

1. Boros. Harga kembang api memang beragam, ada yang Rp100.000,00, Rp 125.000,00, Rp 150.000,00, bahkan mungkin ada yang mencapai jutaan rupiah. Untuk sebuah pesta kembang api di beberapa negara, bisa saja ada yang sampai menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah (saking dahsyatnya).

2. Mubadzir. Sekian banyak uang habis dalam waktu beberapa menit bahkan detik saja.

3. Mengagetkan (dalam hal ini, kaget yang membuat kesal), seperti yang sering saya dan keluarga alami di setiap malam tahun baru masehi, malam Idul Fitri, malam tahun baru Cina, dan malam-malam perayaan yang lainnya.

4. Permainan kembang api yang rata-rata dilakukan malam hariΒ  membuat sebagian orang yang sedang beristirahat merasa terganggu dengan suara yang ditimbulkannya. Tambahan: Konon, Orang Utan juga bisa kaget dan bertingkah brutal kalau tiba-tiba mendengar suara yang keras.πŸ˜€

5. Tidak sedikit kecelakaan yang terjadi akibat dari bermain kembang api. (betul, tidak?)

Tidak dapat dipungkiri bahwa saya suka melihat kembang api, tapi dalam kondisi saya siap mendengar segala bunyi yang akan ditimbulkannya. Saya juga pernah menyalakan kembang api bersama teman-teman ketika acara perpisahan kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) satu daerah. Awalnya saya sangat senang, karena selama ini orang tua saya tidak pernah mengajak ataupun mengajarkan saya untuk bermain kembang api. Namun, ketika kembang api mulai dinyalakan, saya melihat ada seorang ibu keluar dari rumahnya sambil menggendong anak balitanya yang sedang menangis. Hmm.. Apa mungkin ya anak itu menangis karena kaget mendengar suara kembang api yang keras? Saat itu juga perasaan senang saya berubah menjadi perasaan bersalah.πŸ˜₯

Hidup adalah pilihan. Mau main kembang api, silakan. Tidak, juga silakan. Tapi kalau saya sih lebih memilih tidak. Uangnya kan lumayan, bisa digunakan untuk membeli barang-barang yang lebih berguna. Tapi, kalau sekedar melihat pesta kembang api yang dilakukan orang lain, saya juga suka. Heheheee.. πŸ™‚

Mungkin ada sedikit himbauan bagi para pecinta kembang api, nih.

1. Menyalakan kembang apinya jangan larut malam, ya. Jam 7 atau jam 8 juga bisa. Kan yang penting dalam keadaan langit sedang gelap.πŸ™‚

2. Usahakan untuk mengkomunikasikannya terlebih dahulu pada para tetangga bahwa akan ada pesta kembang api di malam hari supaya mereka tidak terlalu kaget.πŸ™‚

Maaf, ya.. Ini hanya pendapat pribadi dan sama sekali tidak mengurangi rasa hormat saya pada para pecinta kembang api.πŸ™‚

Referensi Gambar:

http://mediapalu.com/?p=4120

http://www.i-berita.com/hot/keindahan-kembang-api-berawal-dari-china.html

http://jaybodyinside.blogspot.com/2011/01/inilah-pesta-kembang-api-terindah.html

15 thoughts on “Dilema Indahnya Kembang Api

    • Salam blogger juga!!πŸ˜€
      Makasih banyak ya gambar-gambarnya!!
      Hmm.. buku tamu, ya..
      Itu,, page yang “Sapa dini di sini :)”, kayanya bisa juga disebut buku tamu, deh.. heheheee..πŸ™‚

      • owwwww,masa sih,kalau d.wordpress gk pake shoutbox otomatis ya,ganti template.a yg lebih cerah,bagus,nd tidak polos putih,πŸ™‚

      • Ga tau juga, tuh.. maklum, saya masih belajar bikin blog. Jadi, masih banyak hal yang belum saya tau.
        Btw, makasih ya masukannya. Tapi, untuk saat ini, saya masih suka dengan tema polos dan putih ini.πŸ™‚

      • heeee,sama,saya juga masih blajar nge_blog,maklum lah.
        eh,tapi mnurut saya ganti template aja,yg lebih cerah dan sedikit girl,warna putih polos gpp sih kalo pngnjung liat siang hari,kalo mlm hri??? heee
        eh,add saya donk d.fb, e_mail: anakpostel@yahoo.com

  1. sedikit komen @dini’s motto, ….the past is dead??….the past —now….and the future is who we are….waktu membentuk integritas individu,,,,,,,tak ada bagian2 yg dimatikan ….mungkinkah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s