Tak Terduga: Akhirnya Jakarta

Tak pernah terpikirkan untuk bekerja di luar kota kelahiran saya (Bandung), namun akhirnya ke luar Bandung juga. Tak pernah berniat untuk bekerja di Jakarta, namun ternyata Allah menakdirkan saya untuk bekerja di Jakarta. Subhanallah, misteri kehidupan sama sekali tidak bisa ditebak, bahkan oleh saya yang mengalaminya langsung sekalipun.πŸ™‚

Semua ini berawal dari guru matematika saya di tempat saya bimbel ketika SMA dulu. Guru yang sangat menginspirasi saya. Gaya mengajar dan ilmu matematikanya luar biasa. Sangat hebat dan menyenangkan. Yang paling penting bagi saya, gaya mengajarnya itu bisa membuat saya senang belajar matematika dengannya dan mampu mengatasi kesulitan saya dalam belajar matematika. He’s so amazing!! πŸ˜€

Saat itu, saya mengikuti bimbel di Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri cabang Ujungberung, Bandung (tepat di depan sekolah saya, SMAN 24 Bandung). Tanpa bermaksud untuk promosi, hanya pendapat pribadi, lembaga bimbel yang satu ini sangat terasa keislamannya. Para siswi wajib memakai kerudung saat belajar di kelas. Para siswa dilarang merokok. Bahkan saat ini, hampir semua cabang memiliki dua mushola (untuk ikhwan dan akhwat). Subhanallah..πŸ™‚

Dengan kekekaguman saya terhadap semua ini, saya pun mengirimkan surat lamaran pekerjaan ke Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri cabang Buah Batu, Bandung. Tes tulis dan micro teaching Alhamdulillah berhasil saya lewati. Namun, ketika wawancara, saya ditawarkan untuk bekerja di Jakarta menjadi pengajar fulltime, yaitu pengajar yang diberi gaji pokok tiap bulan. Di Bandung, adanya hanya pengajar freelance, yaitu pengajar yang tidak diberi gaji pokok, dan pengajar tetap, yaitu pengajar berkualitas yang sudah menduduki tingkat tinggi. Setelah dibicarakan dengan orang tua, akhirnya saya pun memutuskan untuk bekerja di Jakarta. Alhamdulillah, orang tua saya sangat mendukung.πŸ™‚

Mengambil keputusan untuk bekerja di Jakarta bukanlah hal yang mudah bagi saya yang sebelumnya tidak pernah tinggal jauh dari orang tua. Beberapa kali terjadi konflik batin dalam hati saya, bahkan sehari sebelum saya berangkat ke Jakarta, saya sempat bingung kembali. Saya khawatir salah pilih. Saya tidak yakin bisa hidup di Jakarta. Hampir saja saya depresi karena stress yang berlebihan. Alhamdulillah, Allah memberikan solusi untuk saya meminta waktu berpikir lagi pada SDM. Akhirnya, dengan dorongan orang tua dan dengan ketenangan hati dari Allah, saya pun dengan tegas menyatakan bahwa saya siap bekerja di Jakarta.πŸ™‚

Dengan membaca Basmalah, saya pun berangkat ke Jakarta bersama keluarga.

Dalam hati, saya berucap, “Halo, Jakarta. Save me, please.. Lindungi dini, Ya Allah..”

Surat Perjanjian Kerja pun saya tandatangani.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.. I’ll do my best here!!πŸ˜€

Referensi Gambar :

http://myoren-juss.blogspot.com/2009/11/monumen-nasional.html

9 thoughts on “Tak Terduga: Akhirnya Jakarta

  1. Hm…so cool,,,dini, i’m very proud of you…i think you are a smart girl, have motivation and spirit to realize your dreams…hm..i hope someday i will meet you…
    oke dini, continue your struggles..^_^

  2. Ceritanya menginspirasi sekali mba. Mengena di hati. Sebelumnya maaf kalo boleh saya tahu jeda antara lulus tes tulis dan microteaching berapa lama ya mba. Terima kasih untuk responnya.

    • Alhamdulillah, terima kasih juga sudah mau baca.πŸ™‚

      Waktu itu, jeda antara lulus tes tulis dan microteaching lebih tepatnya saya lupa. Tapi cuma bentar, ko. Saya nggak sampe nunggu berminggu2 apalagi berbulan-bulan. Karena saya memang mengajukan surat lamaran pas di saat NF sedang membutuhkan pengajar baru untuk tahun ajaran baru yg sebentar lagi tiba. Jadi, saya nggak perlu nunggu lama-lama untuk menjalani serangkaian proses seleksi.

      Nah, seinget saya, kalo teman-teman saya yang lain ada juga yg nunggunya lama. Malah sudah berpikir tidak akan lulus. Tapi akhirya dipanggil juga untuk microteaching. Ternyata dia mengajukan surat lamarannya tidak pas menjelang pergantian semester atau tahun ajaran.

      Kurang lebih begitu yg bisa saya jelaskan.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s