Aku dan Kesendirianku

Saat merah dapat kulihat dengan jelas, ia pergi begitu saja.
Kurasakan duri menancap di tubuhku, aku tak kuasa.
Sesak bertambah-tambah ketika kusadari bahwa aku sendiri.
Ketakutan mendesakku hingga lemas seluruh tubuhku.
Nadiku tak lagi berdegup merdu.
Hampa.
Air mata di ujung pelupuk meleleh tak terasa.
Menyisakan tanya yang tak kunjung terjawab.

Bagaimana ini..
Apa yang terjadi..
Apa yang harus kulakukan..
Apa aku akan baik-baik saja..
Bagaimana jika terjadi sesuatu padaku..
Aku harus bagaimana..
Apa aku sanggup menghadapinya..
Bagaimana ini..

Allah, Penguasa langit dan bumi..
Kumohon, jangan biarkan aku takut..
Jangan biarkan aku sendiri..
Berikan aku petunjuk-Mu..
Berikan aku kesempatan..
Lindungilah aku di bumi-Mu..
Sentuhlah aku dengan kasih sayang-Mu..

Sumber gambar :
http://sejenisblogkering.blogspot.com/2011/02/akhwat-sejati.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s