Tugas 1 : Mengapa Menulis?

Saya menulis karena saya ingin menjadi seorang penulis. Penulis yang cerdas dan mampu memberikan inspirasi pada para pembaca. Penulis yang karyanya selalu ditunggu oleh pembaca setianya. Penulis yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Saya menulis karena saya memang suka menulis apapun yang ingin saya tulis. Sejak saya duduk di sekolah dasar, saya sudah menyukai kegiatan menulis, mulai dari menulis diary, puisi, cerita pendek, novelet, sampai novel (meski belum ada satu pun novel yang berhasil diselesaikan. Hehehe…). Apalagi semenjak ayah saya memberikan buku untuk latihan menulis ketika saya sudah duduk di bangku SMA (Sekolah Menengah Atas), kegiatan menulis berubah menjadi hobi bagi saya. Buku itu berjudul “DARIPADA BETE, NULIS AJA!” (Thank’s Daddy! :D). Alasan lain mengapa saya menulis adalah karena saat itu saya memang sedang ingin menulis. Mungkin hati saya sedang senang, terluka, atau sedang merasa bosan. Ketika keinginan untuk menulis itu muncul, saya harus segera mewujudkannya. Karena saat itulah segala ide akan bermunculan. Jika tidak segera direalisasikan, maka ide-ide itu akan hilang begitu saja seperti tidak pernah hadir di benak saya. Cukup ajaib.🙂

Saya merasa bahwa saya adalah seorang penulis. Penulis amatiran. Mungkin julukan itu yang lebih pantas untuk saya saat ini. Saya masih menulis hanya untuk blog pribadi saya., belum ke tahap pembuatan buku atau sekedar mengirimkan tulisan-tulisan pendek ke majalah dan koran. Meskipun demikian, sepertinya jumlah tulisan yang sudah saya buat bisa dibilang tidak sedikit. Jadi, boleh dong saya menjuluki diri saya sebagai penulis amatiran. Hehehe… Saya akan terus belajar dan belajar. Belajar merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat, menyusun kalimat-kalimat menjadi sebuah paragraf, dan mengaitkan paragraf-paragraf menjadi sebuah tulisan seutuhnya. (SEMANGAT!! :D)

Menurut saya, menulis itu sangat penting karena menulis adalah bagian dari komunikasi, sedangkan komunikasi adalah bagian dari kegiatan manusia sebagai makhluk sosial. Tidak selamanya suatu permasalahan dapat dikomunikasikan secara lisan atau hanya dengan lisan. Kadang kala tulisan pun dibutuhkan untuk memperjelas administrasi. Tidak semua orang juga mampu mengkomunikasikan masalahnya secara lisan. Beberapa orang lebih memilih tulisan ketimbang lisan karena bagi mereka tulisan bisa menjelaskan segalanya dengan detail, meski terkadang tulisan juga bisa membuat orang salah paham. (Betul, tidak?)

Banyak sekali manfaat yang bisa saya dapatkan dari menulis. Menulis dapat meringankan beban saya disaat banyak masalah menerpa tanpa izin. Meski ada rangkaian kata “You are not what you write”, seperti yang diungkapkan Primadonna Angela dalam salah satu novelnya yang berjudul “How to be a Writer”, terkadang tulisan saya juga bisa menggambarkan bagaimana diri saya. Kesukaan saya pada kegiatan menulis membuat saya mendapatkan dorongan bermakna dari salah satu penulis terkenal. Ketika saya masih duduk di bangku SMA, dalam sebuah acara di sekolah, saya melontarkan pertanyaan pada Mbak Dewi Lestari, penulis terkenal yang kala itu menjadi salah satu narasumber, mendorong saya untuk menemukan gaya menulis saya sendiri. Akhirnya, setelah saya banyak manulis, saya pun bisa menemukannya sedikit demi sedikit. Dengan menulis, saya harap saya bisa menambah teman. Lebih banyak dan lebih banyak lagi, hingga terjadi sharing ilmu dan pengalaman yang luas. That will be fun!😀

Yang paling ingin saya tulis adalah kisah hidup saya, entah itu dalam bentuk biografi ataupun cerita fiksi. Saya yakin, setiap orang di dunia ini memiliki jalan hidup masing-masing dan itu adalah sesuatu yang unik. Mungkin saja dari sekian pengalaman hidup saya ada yang bisa menginspirasi banyak orang. Saya ingin membuat tulisan yang menarik, menyenangkan, dan tentunya bermanfaat bagi pembaca. I hope I can do it well. Bismillaah…😀

NB : Untuk teman-teman, pengunjung setia Dini’s Diary, terimakasih sudah mau membaca karya-karya saya yang masih jauh dari sempurna. Saya tunggu terus kritik dan sarannya. Saya tunggu juga dukungan dan semangatnya agar saya tetap terus berkarya dengan tulisan yang lebih baik dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Jangan bosen-bosen mampir, ya!😀

Sumber Gambar :
http://dhitaoctavia.blogspot.com/2011/05/7-reasons.html

2 thoughts on “Tugas 1 : Mengapa Menulis?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s