Untukmu

Sumber Gambar

Aku menulis dalam lelah
ditemani bulan dan hening malam
tanpa tawa, tanpa air mata
hanya aku dan kesendirianku

Ini untukmu, rindu
dirimu yang masih bersembunyi di balik takdirku

Sungguh
ingin kuceritakan semuanya padamu
ketika aku melihat dunia
bertemu pagi yang cerah
menyambut teriknya mentari
dibelai hangatnya senja
hingga dipeluk indahnya rembulan

Ingin juga kusampaikan semua cerita
tentang bahagiaku
tentang tangisku
tentang hidupku

Ini untukmu, rindu
dirimu yang masih bersembunyi di balik takdirku

Aku ingin melukis pelangi bersamamu
melukis di atas hamparan awan
beratapkan langit nan biru
berbagi kebahagiaan pada setiap mata

Aku tahu, sesekali kita tentu akan berbeda pendapat
kau menyukai biru, dan aku memilih kuning
bukankah itu akan menciptakan warna lain dalam hidup kita?
Ya, kita bisa menggunakan warna hijau
dan pelangi kita akan tetap terlihat indah

Ini untukmu, rindu
dirimu yang masih bersembunyi di balik takdirku

Kapan kau akan muncul di hadapanku
memintaku untuk menjadi teman hidupmu
berjanji akan mengajariku melukis pelangi terindah
yang bisa membawa kita ke Jannah?

Slalu kuhadirkan kau dalam setiap doaku
Semoga Allah selalu melindungimu
memberimu kesehatan
membimbing setiap langkahmu
dan mengantarkanmu padaku
di kesempatan yang indah

Aku yang merindu,
Cahayamu.

4 thoughts on “Untukmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s