Rindu Tawa

Bumi ini sesak penuh nyawa
Tanah ini ramai dipijak oleh ratusan bahkan ribuan juta kaki
Langit pun tahu dunia tak pernah sepi
Tapi aku merasa sendiri

Aku malu pada dunia
Ia menatapku tajam
Membuatku tertunduk dan terpuruk
Ia marah, tak satu pun ia dapat dariku yang telah menginjaknya
kecuali kebodohanku

Aku ingin bersembunyi saja di balik tubuhku sendiri
Atau pergi ke sembarang arah
berlari ke tempat tanpa arah

Ingin kurutuki diri ini
Aku hanya manusia tak berguna
Kelebihanku hanyalah kekurangan yang melangit
Adakah seseorang membawaku bangkit?

Hujan, bolehkah kau kupinta untuk turun?
Genangan air di kelopak mata tak lagi dapat kubendung
Aku ingin menangisi kesendirianku
Tanpa seorang pun tahu dan menatapku pilu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s