30 Semua

dini dan siswa kelas 4

Sore itu, saya mengajar siswa-siswa kelas 4 SD yang jumlahnya cukup banyak dengan beragam karakter. Namun, kebanyakan dari mereka sangat aktif. Ada yang tangannya iseng mematikan dan menyalakan lampu kelas, ada yang pukul-pukul meja, mengobrol dengan teman sebelahnya, juga ada yang ingin belajar di lantai seperti foto di atas. Mau tidak mau, saya pun harus duduk di lantai mengikuti mereka.๐Ÿ™‚

Materi yang saya sampaikan saat itu adalah tentang satuan waktu, sepertiย  jumlah bulan dalam setahun, jumlah minggu dalam sebulan, jumlah hari dalam seminggu, jumlah jam dalam sehari, dan lain-lain. Untuk jumlah hari dalam sebulan, dalam Matematika dirata-ratakan menjadi 30 hari. Namun, secara spesifik, tentu setiap bulan memiliki jumlah hari yang berbeda-beda. Untuk mempermudah mereka dalam menghafalkannya, saya memperkenalkan sebuah metode pada mereka, yaituย  metode ‘kepalan tangan’.

Saya meminta para siswa untuk mengepalkan tangan kanan mereka. Mereka harus memperhatikan bahwa tulang-tulang yang menonjol pada punggung telapak tangan mereka menunjukkan bahwa jumlah hari dalam sebulan adalah 31 hari. Sedangkan daerah antara dua tulang yang menonjol menunjukkan bahwa jumlah hari dalam sebulan 30 hari (kecuali bulan Februari). Kami pun mulai menghitung dari bulan Januari, Februari, Maret, April, dan seterusnya hingga Desember. Sebentar, apakah teman-teman paham dengan metode ini? Jujur, saya agak sulit menjelaskannya lewat tulisan. Dibayangkan saja, ya.๐Ÿ™‚

Setelah sebagian besar siswa mengerti, ada siswa berbadan gemuk bernama Reikan (bukan nama asli) beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri saya dengan tangan yang masih terkepal. Raut wajahnya sangat menampakkan kebingungan. Saya pikir mungkin ia belum paham dengan metode yang saya ajarkan.

“Kaaaak… Ini gimana…? Tangannya udah diginiin, tapi nggak ada tulang yang nonjol. Jadi, jumlah harinya 30 semua, Kak?”

Deggg!!!ย  Hahahahaaaaa…. Lucu sekali adikku yang satu ini!๐Ÿ˜€

Tapi benar juga, ya, bagaimana jika tonjolan tulangnya tidak terlihat? Saya tidak terpikirkan akan hal ini. Akhirnya saya harus memutar otak untuk menjawab pertanyaan Reikan.

“Tenang, masih ada metode kedua. Tetap kepalkan tanganmu, lalu kamu lihat keempat jarimu yang berjajar. Nah, jari-jari itu menunjukkan bahwa jumlah hari dalam sebulan ada 31 hari. Sedangkan daerah di sela-sela jari menunjukkan bahwa jumlah hari dalam sebulan ada 30 hari, kecuali bulan Februari. Kalau Februari berapa hari, Reikan?”

“28 atau 29 hari, Kak.”

“Pinteeerr. Ngerti, Reikan?” Reikan mengangguk dan kembali ke tempat duduknya. Lalu ia mencoba metode yang baru saja saya ajarkan. Huuuh… Ternyata saya salah mengajarkan metode, bawa-bawa tulang yang menonjol segala. Memangnya saya, tulangnya menonjol di mana-mana karena berbadan kurus? Hihihiii..๐Ÿ˜€

6 thoughts on “30 Semua

  1. lutcuuuunyyaaa… hehehe. mulai sekarang dini kalo mau nerapin metode ini harus liat kondisi kelas dulu dong yah.. ada anak yang super subur atau ngga… hahaha.. salam buat reikan yaah..๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s