Gunakan Bahasa yang Baik pada Dosenmu

kartun-fisika-1
Sumber Gambar

Assalamualaikum, teman-teman mahasiswa! Selamat datang di Dini’s Diary. πŸ™‚

Bagaimana kuliahmu? Lancar? Semoga teman-teman bisa meraih gelar sarjana, master, ataupun doktor dengan baik, ya!πŸ™‚

Anyway, komunikasi dengan dosen bisa menjadi salah satu hal yang mempengaruhi kelancaran kuliah kita, loh. Komunikasi yang dimaksud adalah gaya bahasa, cara berbicara, susunan kata dalam sms, bahkan etika saat berbicara melalui telepon. Yang kerap kali menimbulkan masalah adalah saat berkomunikasi melalui sms atau telepon. Lalu, bagaimana cara berkomunikasi yang baik itu? Berikut ini adalah beberapa tips yang saya bagikan berdasarkan pengalaman saya.

1. Komunikasi melalui sms

  • Selalu diawali dengan mengucapkan salam, meminta maaf, menyebutkan identitas seperlunya, mengutarakan maksud, dan diakhiri dengan ucapan terima kasih
  • Gunakanlah bahasa yang baku dan sopan
  • Hindari penyingkatan kata, kecuali yang sudah umum (misal: kata ‘yang’ disingkat menjadi ‘yg)
  • Dilarang keras menggunakan bahasa alay (misal: huruf kapital yang tidak pada tempatnya, menggunakan beberapa huruf dengan angka, atau penambahan huruf yang berlebihan pada sebuah kata)
  • Contoh sms yang benar : “Assalamualaikum. Pak, maaf mengganggu. Saya Dini Nurhadyani, mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika kelas A 2006. Pak, saya menemukan kesulitan dalam penyusunan makalah. Kira-kira, kapan saya bisa menemui Bapak untuk konsultasi? Terima kasih.”
  • Contoh sms yang salah : “Ass. Pak, saya Dini. Ada yang ingin saya tanyakan sama Bapak. Kapan kita bisa ketemu?”

2. Komunikasi melalui telepon

  • Selalu diawali dengan mengucapkan salam, meminta maaf, menyebutkan identitas seperlunya, mengutarakan maksud, dan diakhiri dengan ucapan terima kasih
  • Gunakanlah bahasa yang sopan
  • Jangan memotong pembicaraan saat dosen sedang berbicara

Ini seperti teori yang mudah, tapi pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang menganggap ini sebagai masalah sepele. Dosen yang ‘asyik-asyik aja’ memang ada, tetapi toh tidak ada yang salah jika kita tetap menggunakan bahasa yang sebaik mungkin. Saya menulis ini bukan sebagai dosen, melainkan sebagai orang yang saat menjadi mahasiswa S1 dulu mendapatkan ‘cerita menarik’ dari seorang dosen favorit.

Beliau menceritakan tentang mahasiswa yang menurutnya kurang baik dalam hal komunikasi. Mahasiswa tersebut mengirimkan pesan melalui sms pada dosen saya kurang lebih seperti ini : “Ass. Pak, saya mau seminar besok. Bapak bisa jadi penguji ga? Bls!”

Wah, dosen saya begitu kesal menerima sms dari mahasiswa tersebut. Akhirnya, sms itu sama sekali tak dibalas olehnya meski mahasiswa itu berkali-kali meminta kepastian. Bukankah ini bisa mempersulit rencana mahasiswa tersebut untuk seminar? Ya, hanya karena masalah sms, usahanya untuk seminar menjadi terhambat.

Dengan menggunakan bahasa yang baik pada dosen, InsyaAllah, dosen pun akan mempermudah usaha kita.

Untuk seluruh mahasiswa yang sedang berjuang : SEMANGAT, YA!!πŸ˜€

4 thoughts on “Gunakan Bahasa yang Baik pada Dosenmu

  1. trims bnyk..brmanfaat bgt,trkdang mw nulis tu kurang pede..tkut slah bhsana..lo ucapan assalamualaikum tu d gnti pake salam gtu sbnre baku ga’ ya..trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s