The Best Parents

image

Hidup manusia selalu disertai dengan masalah. Begitu pula dengan hidup yang saya jalani. Semakin bertambah usia, masalah yang saya hadapi pun semakin bertambah tingkat kesulitannya. Sangat tidak pantas jika siswa SMA diberi soal setingkat SD untuk bisa masuk ke perguruan tinggi, bukan? Dan saya yakin, masalah itu dihadirkan untuk menaikkan derajat manusia, seperti halnya ujian setiap akhir tahun ajaran bagi siswa sekolah yang harus dilalui sebagai proses menuju kenaikan kelas.

Belakangan ini, saya sedang berada pada posisi itu. Posisi di mana saya sedang diuji untuk menghadapi masalah yang cukup berat bagi saya. Saya merasa sendiri. Tak pernah menyangka sebelumnya bahwa saya akan berada pada posisi sulit seperti ini. Saya tertekan. Air mata pun tidak sanggup saya tahan setiap kali teringat akan masalah yang sedang dihadapi. Ketakutan seolah datang bertubi-tubi memenuhi hati dan pikiran saya. Semuanya berubah menjadi gelap.

Halusinasi yang menggambarkan ketakutan pun semakin menjadi. Di hadapan saya, seolah ada tebing yang sangat terjal dan tinggi. Sedangkan di belakang saya ada jurang yang sangat dalam. Dan persediaan makanan serta minuman saya habis. Inikah akhir dari kenikmatan hidup saya? Saya tersenyum kecut saat menyadari bahwa setan pasti bersorak gembira telah membuatku hampir tersesat. Hampir kehilangan arah.

Allah Swt.
Ada Allah Yang Maha Besar.
Tentu saja Allah jauh lebih besar dari masalah yang sedang menimpa saya.

Saya berdoa pada-Nya. Sepenuh hati. Menangis. Mencurahkan isi hati. Meminta petunjuk. Memohon pertolongan. Ingin dijauhkan dari godaan setan yang terkutuk, tercela, terhina, ter-menyebalkan sedunia dan akhirat. Saya hanya manusia biasa. Tiada daya dan upaya tanpa pertolongan Allah Swt.

Saat diri ini hampir jatuh, hampir ingin lari dari kenyataan, pertolongan Allah datang. Tiba-tiba, Bapa (panggilan untuk ayah kandung saya yang tercinta, tersayang, tertampan, dan terhebat sedunia), menghampiri dan merangkul saya.

“Kita ngobrol, yuk. Cerita sama Bapa, apa yang bikin Dini ngerasa berat,” kata Bapa dengan lembut, membuat hati ini meleleh dan ingin menangis.

…and he suddenly kissed my forehead.
🙂

Setelah itu malah air mata saya yang meleleh. Saya benar-benar dibuatnya tenang, sekaligus menangis karena tersentuh, terharu, dan terpancing kembali semua emosi yang sudah saya simpan beberapa saat sebelumnya. Saya pun siap menceritakan semua beban yang saya rasakan.

Saya bicara. Menangis. Bicara lagi. Menangis lagi. Bicara sambil menangis. Emosi meluap, tangisan menjadi tak karuan. Bapa mengambilkan minum untuk saya. Setelah minum, saya kembali berbicara. Dan lagi-lagi menangis. Emosi saya semakin meluap, mambuat irama tangisan saya seperti sesak napas. Bapa terlihat khawatir hingga tangannya menggenggam lengan saya, berharap bisa memberikan energi positif yang mampu membuat saya lebih tenang. Dan itu benar-benar membuat saya nyaman. Sangat nyaman.🙂

Solusi, motivasi, ilmu, nasehat, mengalir utuh dari mulutnya. Mamah (ibu saya) pun mendekat, ikut berpartisipasi, tak kalah bijak dengan Bapa. Mereka membuat saya semakin yakin. Yakin untuk mengarungi kehidupan–yang belum tentu mudah dan juga belum tentu sulit–di depan mata saya. Yakin bahwa pertolongan Allah akan datang di setiap waktu. Yakin bahwa niat baik yang dilakukan dengan baik akan mendatangkan kebaikan. Semoga semua masalah menjadi penghapus dosa-dosa saya. Allah Maha Adil. Allah Maha Pengampun. Allah Maha Tahu apa yang saya butuhkan. Allah tak pernah salah. Allah selalu menepati janji. Allah sayang kamu, dini.. insyaAllah. 🙂

Makasih, Mamah..🙂
Makasih, Bapa..🙂

Terima kasih, Allah, telah menjadikan Mamah dan Bapa sebagai orang tua kandungku. Karena mereka adalah orang tua terbaik bagiku. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku. Berikanlah kesehatan dan limpakanlah rezeki yang tak terhingga pada mereka. Muliakanlah mereka. Dan jadikanlah aku orang tua yang bijak bagi anak-anakku kelak, seperti kedua orang tuaku. Aamiin.. 🙂

Teman-teman, mohon diaminkan juga untuk kebaikan kedua orang tua saya, ya. Terima kasih. Semoga kebaikan itu Allah berikan juga untuk kita semua.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s