Tips Menghadapi Ujian Nasional (UN)

Hai, halo, apa kabar, adikku? Semoga kamu dalam kondisi sehat wal afiat, ya. Jaga terus kesehatanmu selalu. Kenapa? Karena sebentar lagi kamu akan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang–sampai sekarang–masih menjadi tolak ukur kelulusan (dengan segala bla-bla-bla–peraturan baru yang semakin aneh dan rumit). Ah, tapi kan menjaga kesehatan itu memang sudah seharusnya dilakukan setiap saat, bukan? (Plak! Berasa ketampar banget sama kata-kata sendiri, karena kakak masih suka cuek sama kesehatan diri sendiri. Jangan ditiru, yaw!).πŸ˜€

Hey, bagaimana perasaanmu sekarang? UN tinggal menghitung hari. Setiap helaan napasmu, semakin mendekatkanmu pada UN. Tapi tenang saja. Kakak yakin, kamu sudah mempersiapkan UN dengan matang sejak beberapa bulan ke belakang, atau bahkan sejak duduk di bangku kelas 1 SMP/SMA. Jadi, nggak usah khawatir. Khawatir itu, kalau kamu belum mempersiapkan diri sama sekali (selama ini kemana aja, hey??). Namun, tidak ada kata terlambat. Saat ini kamu sadar, maka saat ini pula kamu segera bergerak. Ralat : bergeraknya setelah baca artikel ini aja, ya. InsyaAllah membaca artikel ini juga salah satu upaya kamu untuk mempersiapkan diri menghadapi makhluk bernama UN yang–katanya–mengerikan itu (padahal biasa aja, keless…)πŸ˜€

Kakak pernah duduk di bangku SMP dan SMA. Jadi, tentu kakak juga pernah menghadapi UN.Β Eh, ini foto kakak waktu masih SMA, loh.. Waktu masih imut-imut kaya’ kamu.. Numpang eksis, yaa.. Hihihi… πŸ˜€

10444408_10204146071718157_8786955562608768649_n

Kakak punya beberapa tips menghadapi UN yang mudah-mudahan bisa membantu meringankan dan melancarkan pelaksanaannya. Tipsnya sudah umum, sih. Mungkin di sini kakak hanya mengingatkan saja. Here are some points that you can try to do if you really want to enjoy your examination. πŸ˜‰

  1. Jangan tidur terlalu larut
    Maksimal pukul 09,00 sudah di atas tempat tidur, bersiap untuk tidur. Bukan untuk bermain game, chatting nggak penting, apalagi nonton film sampai tengah malam. Di atas tempat tidur, sih.. Tapi mata tetep melek. Tidurlah lebih awal, agar esok hari badanmu vit, matamu fresh, dan otak pun siap berpikir.
  2. Bangun di sepertiga malam atau satu jam sebelum adzan subuh
    Shalat tahajudlah di waktu tersebut. Mintalah dengan sungguh-sungguh pada Allah untuk kelancaran pelaksanaan ujian yang akan kamu hadapi. Berdoalah pada Yang Maha Pengasih dan Penyayang, karena hanya Allah-lah yang bisa menolong kita dalam kondisi apapun. Memohonlah pada-Nya untuk diberikan kemudahan dalam menghadapi semua soal ujian, serta diberikan ketenangan hati dan pikiran selama ujian berlangsung. Jangan sungkan untuk memohon pertolongan. Ingat, Allah justru senang loh pada hamba-Nya yang senantiasa berdoa untuk diberikan yang terbaik. Saat kita berdoa, tentu kita ingat pada Allah, dan saat itu pula Allah ingat pada kita. InsyaAllah.πŸ™‚
    194253_212813045399700_2775919_o
  3. Shalat Subuh tepat waktu
    Hati-hati! Setelah shalat tahajud, jangan sampai kebablasan tidur yang malah bikin kamu terlambat shalat Subuh. Nah, setelah shalat Subuh, jangan lupa berdoa lagi. Dimantapkan lagi. Oke?! πŸ˜‰
  4. Tersenyumlah untuk dirimu sendiri
    Setelah kamu bersiap-siap, memakai seragam yang rapi, coba lihat cermin di kamarmu. Berikan senyuman terindahmu, lihat bayanganmu di cermin, dan katakan, “Bismillaah.. Aku sudah berusaha. Aku siap! InsyaAllah, aku bisa.” Lalu, kepalkan tanganmu sambil bilang, “Semangat!”πŸ˜€ (Kesannya lebay, ya? Tapi, percaya nggak percaya, kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh, InsyaAllah berasa banget manfaatnya. Seperti ada orang lain dalam diri kita yang menyemangati kita paling tulus, dibandingkan dengan siapapun)πŸ™‚
  5. Sarapan jangan sampai terlewatkan
    Kegiatan yang satu ini penting banget untuk ujian kamu. Buang jauh-jauh kata-kata “Males makan”, “Nggak nafsu makan”, “Masih kenyang”, atau sejenisnya. Sempatkanlah makan! Penuhi nutrisi tubuhmu. Konon katanya otak itu akan sulit berpikir jika perut kita dalam keadaan kosong alias lapar. Coba kalau nggak sarapan dulu, sudah otak kita tumpul, suara perut kita juga bisa jadi terdengar oleh orang-orang satu kelas. Kan kelasnya sepi, semua siswa konsentrasi pada kertas ujian masing-masing. Bisa malu, lah. Dan, perut itu kalau udah lapar, bunyinya nggak cuma sekali, loh.. Buyarlah sudah konsentrasimu. Bukannya mikirin jawaban soal, malah berpikir keras gimana caranya bikin perutmu silent. Cape, deh.. πŸ˜€
  6. Sebelum berangkat ke sekolah,Β sun tangan dulu sama kedua orang tuamu
    Minta doa dari mereka. Kekuatan doa dari orang tua, terutama ibu, Subhanallah.. jangan pernah kita remehkan. Peluk mereka, dan katakan, “Doakan aku ya, Ma, Pa..”πŸ™‚
  7. Datanglah sepagi mungkin ke sekolah
    Kalau bisa, jadilah orang pertama atau siswa pertama yang datang ke sekolah (tapi nggak usah nyubuh juga, keless.. apalagi pake nginep segala demi mendapatkan gelar siswa tersemangat of the year). Waktu SMA dulu, di hari-H UN, kakak termasuk siswa pertama yang hadir di sekolah (bisa jadi ada siswa lain yang lebih dulu, tapi mungkin pada ngumpet di kelasnya masing-masing). Yang jelas, begitu kakak tiba di sekolah, sekolah masih sangat sepi. Udara masih sangat sejuk. Saat itu kurang lebih pukul enam pagi. Padahal UN baru akan dimulai sekitar pukul 07.30. Kakak sangat menikmati pemandangan sekolah yang indah–namun sedikit seram karena saking sepinya (Hahaha..). Kesunyian ini seakan-akan memberikan kesempatan pada kakak untuk mengingat kembali masa-masa awal masuk sekolah. Di kepala kakak tiba-tiba ada tayangan slide-slide kenangan semasa sekolah (lebay..). Tapi, asli, datang paling pagi ke sekolah bikin kita tenang dan fresh. Kita merasa menjadi penguasa segala informasi yang masuk ke area sekolah. Ya, informasi apapun yang ada, kitalah yang lebih dulu mendengarnya dibandingkan dengan teman-teman yang lain, sehingga kita tidak merasa ketinggalan informasi. Bayangkan, ketika kamu datang ke sekolah dalam kondisi sekolah sudah penuh dengan siswa yang sedang membicarakan banyak informasi, kamu pasti akan resah, bertanya ke sana dan ke sini untuk mendapatkan penjelasan. “Ada apa, sih? Kasih tau aku, doooooong…” Lalu, karena kamu ngotot banget ingin tahu, akhirnya kamu dibilang KEPO. Terus kamu bete. Terus ngambek. (Hehehe..). Poin pentingnya adalah lebih awal kamu tiba di sekolah, maka kamu pun lebih siap dan percaya diri dibandingkan dengan yang lain.πŸ™‚
  8. Jangan terpengaruh oleh kilauan KJ, alias Kunci Jawaban, yang kerjaannya selalu tebar pesona sama siswa
    Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Percayalah pada pertolongan Allah. Kamu kan sudah berusaha maksimal, sudah belajar sungguh-sungguh, sudah shalat tahajud, sudah berdoa pada Allah, ditambah lagi minta didoakan orang tua, apa lagi yang kamu takutkan? Masa’ masih lihat kunci jawaban juga? Untuk apa kamu sekolah tiga tahun kalau ujung-ujungnya kalah sama kunci jawaban? Hey, adikku sayang, memangnya kunci jawaban itu bisa membuatmu lulus UN? Yakin? Nggak ragu lagi? Lalu, apakah kunci jawaban itu juga mampu meluluskanmu di akhirat kelak? Apakah kunci jawaban yang kamu bangga-banggakan itu bisa membuat orang tuamu bangga padamu dengan nilai ujian yang palsu? Hmm.. Kalau kamu nyontek kunci jawaban, Allah bisa senang, nggak? Silakan jawab sendiri, ya. Kakak yakin, hati kecilmu lebih jujur dari siapapun. InsyaAllah, kamu bisa melewatinya. Ingat, pertolongan Allah sangat dekat. Jadi, jangan khawatir. Allah menilai usahamu, bukan hasil ujianmu.πŸ™‚
  9. Buang air kecil/besar terlebih dahulu sebelum UN dimulai
    Ini juga penting banget buat kamu yang suka kebelet kalau lagi panik atau nggak tenang. Kalau sampai ini terjadi saat UN sedang berjalan, sayang, waktu untuk ujian malah terpangkas karena harus ke toilet. Meskipun bisa ditahan, dudukmu nggak akan nyaman. Intinya, sih, tenangkan saja dirimu. Ini bukan ujian hidup dan mati. Anggap saja Try Out (TO) terakhir. So, nggak ada bedanya dengan TO-TO sebelumnya. Kamu cuma perlu memberikan yang terbaik. Itu saja.πŸ™‚
  10. Sebelum ujian dimulai, jangan lupa berdoa
    Berdoa lagi? Ya, bahkan kalau perlu, ucapkan Basmalah di setiap kamu akan memilih jawaban.
  11. Isilah datamu di lembar jawaban dengan rapi dan benar
    Manfaatkan waktu pengisian data ini sebaik-baiknya. Jangan sampai nilai UN-mu tidak keluar gara-gara salah memasukkan data.
  12. Khusus untuk mata pelajaran Matematika, kerjakan terlebih dahulu soal-soal yang kamu suka atau soal-soal yang menurutmu mudah
    Jangan terpaku pada soal yang sulit atau mengulang-ulang perhitungan yang tak kunjung sesuai dengan pilihan jawaban. Tinggalkan dulu soal seperti itu. Utamakan dulu soal yang lain. Mengapa? Karena ketika kamu merasa gagal menemukan jawaban dari sebuah soal, kamu akan merasa resah, lalu mulai menghitung sudah berapa lama waktu yang terbuang untuk mengerjakan soal tersebut dan berapa lama lagi sisanya. Ini akan membuat kamu sedikit panik dan takut mengalami hal yang sama di soal berikutnya, sehingga soal yang seharusnya mudah pun malah terasa sulit. Sebaliknya, ketika kamu berhasil menemukan jawaban dari sebuah soal, otomatis kamu akan merasa senang dan lega. Perasaan itu akan menumbuhkan semangat baru untuk mengerjakan soal-soal yang lain. Bahkan soal yang sulit sekalipun, dengan bekal semangat, insyaAllah akan menjadi mudah.πŸ™‚ Oleh karena itu, mulailah menyusun strategi dari sekarang. Pilih soal-soal yang kamu sukai untuk dikerjakan lebih dulu. Atau tentukan soal-soal mana yang harus kamu kerjakan belakangan.
  13. Akhiri UN dengan bacaan Hamdalah. Lalu, lupakan dan sudahlah..
    Setelah ujian berakhir, jangan berlama-lama berada di sekolah. Biasanya kamu akan terpancing untuk membahas soal-soal yang sudah berlalu bersama teman-temanmu. Itu nggak ada gunanya! Kegiatan tersebut justru akan membuatmu resah, atau mungkin menyesali jawabanmu yang belum tentu salah. Lalu kamu pun akan panik menghadapi UN selanjutnya. Sudahlah. Selesai ujian, segera pulang ke rumah. Cium tangan kedua orang tuamu. Katakan terima kasih untuk doa mereka hari ini. Makan sianglah, isi perutmu yang pasti lapar karena energimu sudah habis terkuras saat ujian. Tidur siang, bila perlu. Lupakan ujianmu tadi, dan fokuslah pada ujianmu selanjutnya. Kamu sudah berusaha dengan keras. Serahkan hasilnya pada Allah. Seperti apapun hasilnya, insyaAllah itu yang terbaik dari Allah.πŸ™‚
  14. Lakukan hal yang sama untuk ujian selanjutnya

Bagaimana? Siap menghadapi UN? Katakan, “InsyaAllah, aku siap, kakaaaak!” \(^o^)/

Izinkan kakak untuk ikut mendoakan yang terbaik untukmu.πŸ™‚

Selamat berjuang, adikku. Ini bagian dari proses pendidikan yang–mau tidak mau–harus kalian lewati. Nikmati dan jalani saja. Kelak perjuanganmu ini akan menjadi kenangan indah yang bisa kau bagikan pada banyak orang, atau kau simpan dalam kotak ingatan.πŸ™‚

326849_281656898515314_3899027_o

Salam hangat dari kakakmu,
Kak Dini.

SEMANGAT!!!
\(^o^)/

6 thoughts on “Tips Menghadapi Ujian Nasional (UN)

  1. Doain aja ya kak. Mudah mudahan un nya lancar dpt nem yg terbaik, biar bisa banggain orang tua.
    ganyangka ka dini punya blog kece hehrheπŸ˜€

    • Iya, InsyaAllah kakak doakan yang terbaik buat kamu dan teman-teman kamu yang lain. Kalau sudah berusaha, tinggal menjalankan. Hasilnya serahkan aja sama Allah.πŸ™‚
      Blog yang kece? Asiiik. Blog ini udah berdiri sejak lama. Hehehe.. Kapan-kapan mampir lagi, ya.
      Semangat, fajri! Do your best!πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s